Sosialisasi Pendidikan Seksualitas Orang Tua Siswa Kelas 7

Bagi kebanyakan orang di Indonesia berpikir sex education itu akan mendorong remaja untuk melakukan hubungan seks dan sampai saat ini sex education masih merupakan hal yang tabu dan terlalu vulgar untuk dibicarakan. Padahal dasarnya pendidikan seks (sex education) adalah suatu informasi tentang persoalan seksual manusia yang jelas dan benar.

Pendidikan seks sudah seharusnya diberikan kepada anak – anak yang sudah beranjak dewasa atau remaja, baik melalui pendidikan formal maupun non formal untuk mencegah remaja dalam prilaku seks yang tidak diinginkan.

Ada beberapa faktor mengapa pendidikan seks itu sangat penting diajarkan bagi remaja di antaranya :

  1. Agar mengetahui pentingnya memahami masalah seks dalam kehidupan mereka
  2. Agar memiliki kesadaran akan fungsi – fungsi seksual pada dirinya
  3. Agar memahami masalah – masalah seksual yang ada pada remaja sehingga masalah – masalah tersebut dapat dihindari
  4. Agar memahami faktor – faktor yang mendorong terjadinya masalah seksual tersebut

SMP KRISTEN 6 PENABUR telah melakukan kegiatan yang berhubungan dengan pendidikan seks (sex education)  dan diberikan tema “Pendidikan Seksualitas untuk Remaja” yang diikuti oleh seluruh orang tua siswa kelas 7.

Kegiatan berlangsung pada hari Sabtu, 20 Oktober 2018 dan bertempat di Aula sekolah dimulai pukul 08.00 – 10.00 WIB. Acara dipandu oleh para guru bimbingan dan konseling SMP KRISTEN 6 PENABUR yaitu Alphonsus Dananjaya, S.Pd, Putri Dyaning Wahyumurti, S.Psi dan Brigitta Juliana, S.Psi.

Kegiatan seminar berjalan cukup baik dan antusias. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya orang tua yang saling melakukan tanya jawab dengan narasumber sehingga terjadi komunikasi dua arah yang membuat rangkaian acara berjalan dinamis.

Narasumber sedang menyampaikan materi seminar

Peserta seminar tampak antusias

 

Sumber : https://anakkuning.wordpress.com/2012/11/24/pentingnya-pendidikan-seks-di-sekolah/

Editor   : Mahlan, S.Si (guru bimtik P6)