Gelap Istimewa Karya-Nya

Malam tanggal 31 Januari 2018 tampak amat gelap pada pukul 20.29 WIB; 21.29 WITA; dan 22.29 WIT. NASA menyatakan terjadinya tiga fenomena yang istimewa dan sangat langka pada malam tersebut yaitu supermoon, bluemoon, serta gerhana bulan dan oleh sebab ini lah peristiwa langka ini disebut sebagai Gerhana Bulan Super Blue Blood Moon.  Fenomena ini mulai terjadi saat pukul 17:49 WIB dan berakhir pada pukul 23:09 WIB. Tidak hanya di Indonesia, melainkan di seluruh dunia pun peristiwa ini dinantikan karena penampakannya yang indah.

Supermoon terjadi saat bulan berada dalam jarak terdekatnya dengan bumi sehingga bulan tampak lebih terang. Bluemoon bukan berarti bulannya itu jadi biru, lho! Peristiwa bluemoon merupakan bulan purnama yang kedua kalinya di Januari. Bulan purnama ini biasanya dipisahkan 29 hari. Lain halnya dengan peristiwa supermoon dan bluemoon, gerhana bulan adalah fenomena dimana bumi berada di antara matahari dan bulan dalam satu garis lurus sehingga bulan pun tertutup sepenuhnya dari cahaya matahari.

Untuk melihat fenomena yang super langka ini dengan sempurna, tentunya diperlukan lokasi yang sempurna juga, lho! Apakah ada lokasi yang ideal untuk melihat fenomena ini di Indonesia? Tentu saja ada banyak! Contohnya ada di Observatorium Boscha (Lembang), Pulau Seribu, Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Planetarium, Museum Fatahilah, Kampung Betawi, Setu Babakan, serta Bukit Tinggi. Eits! Jangan salah! Momen ini disebut langka karena tiga peristiwa lunar itu belum terjadi lagi sejak 150 tahun silam. Peristiwa ini pun tercatat terakhir kali muncul pada 31 Maret 1866. Wah… Ciptaan Allah Bapa memang hebat ya!!

Sumber foto : www.jogloabang.com

 

Ditulis oleh : Brigitta (8A)-Ekstrakurikuler Jurnalistik