SEKILAS TENTANG BAHASA SUNDA

Indonesia memiliki beragam bahasa dari suku bangsa yang berbeda, sebuah negara yang unik, bukan? Pada saat ini, kita akan membahas salah satu dari sekian banyaknya bahasa di Indonesia yaitu bahasa Sunda. Bahasa Sunda, hmmmmm. Aku sering mendengar ayahku berbicara bahasa Sunda dengan pengantar makanan di restoran Sunda. Mendengarnya saja membuatku merasa tata bicaraku kurang sopan, hehe. Kalau ditanya bagaimana pendapatku tentang bahasa Sunda, menurutku bahasa Sunda itu bahasa yang sangat halus juga ramah. Namun ternyata, bahasa Sunda juga ada tingkatan kebiasaan berbahasa loh sebagai bentuk kesopanan masyarakat Sunda untuk bertingkah laku, seperti kebiasaan berbahasa pada bahasa Jawa.

Sobat BEST Teens, kalian penasaran gak sih tentang sejarahnya bahasa Sunda? Sampai saat ini belum diketahui secara pasti sejarah bahasa Sunda dan juga cerita di baliknya, tetapi ada beberapa bukti tertulis yang dapat membantu untuk memperkirakan kapan bahasa tersebut mulai digunakan. Dari beberapa sumber yang ditelusuri, ternyata bahasa Sunda pernah ditemukan penggunaannya di beberapa prasasti di daerah Kawali Ciamis yang ditulis pada batu alam. Penggunaan bahasa Sunda diperkirakan telah digunakan jauh sebelum masa itu. Selain prasasti, ternyata ditemukan masyarakat Sunda juga menulis menggunakan bahasa Sunda pada daun lontar yang berasal dari abad ke-15 hingga abad ke-18. Nampaknya kosakata bahasa Sunda juga dimasuki berbagai struktur bahasa seperti bahasa Sansekerta dari India, bahasa Arab, bahasa Jawa, dan  lain – lain.

Karena pengaruh tata cara berbahasa bahasa Jawa dalam bahasa Sunda, bahasa Sunda juga memiliki tingkatan berbahasa seperti bahasa Jawa. Bahasa Sunda tetap digunakan sebagai bahasa percakapan sehari – hari masyarakat Sunda, sebagai bahasa lisan,dan juga  untuk penulisan karya sastra wawacan di kalangan masyarakat pedesaan pada zaman itu. Pada akhir abad ke 19, mulai masuk pengaruh bahasa Belanda dalam bahasa Sunda sebagai dampak dibukanya sekolah – sekolah bagi rakyat oleh pemerintah.

Banyak masyarakat Sunda di daerah perkotaan  yang telah meninggalkan penggunaan bahasa Sunda dalam kehidupan sehari – harinya. Tetapi alangkah baiknya jika kita melestarikan penggunaan bahasa Sunda dan juga bahasa lain di Indonesia. Dengan begitu, tentunya kebudayaan berbahasa bangsa Indonesia akan terus terjaga dan menjadi contoh bagi keturunan dan sekeliling kita.

 

 

Celine Fidella kelas 8A,

Tim Jurnalistik SMPK 6 PENABUR.

Ditulis dengan berbagai sumber.