Live in di Sekolah PENABUR Jatibarang

SMPK 6 PENABUR kembali mengadakan live in. Agenda dua tahunan ini dilaksanakan di SMPK PENABUR Jatibarang. Live in kali ini sedikit berbeda karena SMPK 6 PENABUR mengirimkan beberapa guru untuk program sister school di sana. Adapun kegiatan ini dilaksanakan 2 (dua) tahap dikarenakan keterbatasan waktu guru untuk membagi waktu jam mengajar dengan sekolah yang bersangkutan. Tahap pertama dilaksanakan tanggal 22 – 26 Agustus 2016 dengan delegasi gurunya adalah Bapak Suko Rahadi (Guru Seni Musik), Bapak Rudolf Bob M. Butar-butar (Guru Matematika), dan Bapak Andreas Aris Ardianto (Guru Bahasa Inggris). Sedangkan pada tanggal 29 Agustus – 2 September 2016, Ibu Adesta Nugraeni K. (Guru Biologi) dan Ibu Natalia Ava Elia (Guru Bahasa Indonesia) bertugas di PENABUR Jatibarang.

Selama kurang lebih 1 minggu, saya dan Ibu Natalia mengajar peserta didik kelas 7, 8, dan 9. Penerimaan para peserta didik dan guru di SMPK PENABUR Jatibarang sungguh luar biasa. Dari awal kami datang, kami disambut para OSIS yang membuatkan kami makanan hasil racikan mereka sendiri. Di keseharian pada saat kami mengajar pun, mereka sangat antusias dalam menerima setiap mata pelajaran yang kami berikan. Sehingga kami pun tidak kesulitan dalam berinteraksi dengan mereka. Mereka sangat antusias dalam bidang musik. Bapak Suko dibantu dengan Pak Rudolf dan Pak Aris mengajarkan musik dan paduan suara. Wow hasilnya sungguh luar biasa! Ternyata dalam keterbatasan fasilitas dan sarana prasarana, mereka mempunyai talenta yang tak kalah dengan siswa PENABUR Jakarta. Fasilitas di PENABUR Jatibarang memang berbeda dengan PENABUR Jakarta. Satu hal yang kami alami saat mengajar di sana adalah udara panas yang sangat menyengat dan tidak adanya AC dalam ruangan sehingga kami harus beradaptasi dengan kondisi tersebut. Namun, kami jadi banyak belajar dari mereka. Dengan kondisi kelas yang panas dan hanya bergantung dengan 2 kipas angin yang tergantung di atas siswa siswi PENABUR Jatibarang, mereka tetap mempunyai semangat luar biasa dalam belajar dan berkarya. Tidak ada yang mengeluh dan tetap berkonsentrasi dalam belajar. Semangat mereka luar biasa sehingga kami tertular semangat mereka.

Pengalaman yang luar biasa bagi kami. Ketika kami harus kembali ke Jakarta mereka semua mengantar kami dengan perpisahan yang menyenangkan. Kami membawa sekantong oleh-oleh dari orangtua peserta didik Jatibarang dan tentu saja oleh-oleh cerita untuk kami bagikan ke peserta didik SMPK 6 PENABUR dan seluruh SMPK PENABUR lainnya di Jakarta.

Adesta NK

Guru Biologi SMPK 6 PENABUR