Perayaan Paska SMPK 6 PENABUR

Meriahnya Perayaan Paskah SMPK 6 PENABUR

 

Paskah adalah kebahagiaan dan kebersamaan. Seperti itulah perayaan Paskah SMPK 6 PENABUR yang dilaksanakan 15 April 2016. Perayaan Paskah yang bertema “Kebangkitan-Nya Mengubahku” dimulai dengan kebaktian.  Saat khotbah, dengan penuh antusiasme, Bapak Pendeta Yudhi Rumpaka menjelaskan tentang makna Paskah. Paduan Suara, Guzheng, Tari, dan Kolintang dari peserta didik ikut membuat suasana kebaktian lebih mengena. Para peserta didik mengikuti kebaktian dengan baik.

Sesudah kebaktian, peserta didik mengikuti beberapa lomba yang diadakan oleh Panitia Paskah. Lomba-lomba tersebut adalah Lomba Cerdas Cermat Alkitab, lomba menyanyi (Berpacu dalam Pujian), dan lomba mencari telur.

Lomba Cerdas Cermat Alkitab diadakan di perpustakaan dan Berpacu dalam Pujian di Hall (aula) sekolah. Para peserta didik melakukan lomba mencari telur di lantai 2 dan lantai 3 sekolah. Lomba mencari telur mulai saat para peserta didik sampai di sekolah sampai jam 7 pagi. Ada yang menarik di lomba mencari telur, yaitu ada peserta didik yang datang pagi banget demi mendapat telur yang banyak. Bahkan ada peserta didik yang jam 5 pagi sudah di sekolah. Mereka rela bangun lebih pagi demi memenangkan perlombaan tersebut.

Pukul 12.30, para peserta didik ke aula. Di sana mereka menonton perlombaan babak final dari Lomba Cerdas Cermat Alkitab dan Berpacu dalam Pujian. Para peserta didik sangat antusias menonton perlombaan tersebut, mereka memberi semangat temen-temannnya yang ikut bertanding. Peserta didik SMPK 6 PENABUR, dari kelas 7 sampai kelas 9, benar-benar menyatu dalam kemeriahan Paskah.

Di akhir acara MC membacakan hasil lomba dan membagi hadiah bagi pemenang. Bu Brigitta dan Pak Markus sebagai MC menjalankan tugas dengan baik; membuat acara menarik dan menjaga semangat peserta didik—yang pastinya sudah capek karena mengikuti kegiatan dari pagi. Sebelum acara berakhir, Pak Rudolf Bob, salah satu panitia, memberikan nasehat supaya semangat Paskah dan kebersamaan yang ditunjukan peserta didik pada hari tersebut selalu ada. “Jangan cuma hari ini saja,” pesan salah satu guru Matematika SMPK 6 PENABUR tersebut. Peserta didik meninggalkan aula pukul 14.30.

Memang Paskah adalah kebahagiaan dan kebersamaan. Ya, kita layak berbahagia, karena Tuhan telah bangkit.

Penulis: Andreas Aris Ardianto, S.Pd.