Workshop Kedisiplinan II

PEMIMPIN YANG BERTANGGUNGJAWAB

 

Senin, 26 Januari 2015. Hari yang cerah tanpa langit berawan. Pagi itu, ada yang berbeda. Siswa kelas 8 telah mengenakan pakaian olahraga dan berkumpul di lapangan. Rupanya, mereka telah siap mengikuti pelatihan kepemimpinan SMPK 6 PENABUR. Pelaksanaan dibagi menjadi dua kelompok besar. Kelompok pertama mengikuti workshop di perpustakaan dan kelompok kedua mengikuti pelatihan baris-berbaris di lapangan. Usai istirahat tiga puluh menit, kegiatan berganti. Kelompok pertama mengikuti pelatihan baris-berbaris di lapangan, sementara itu kelompok kedua mengikuti workshop di perpustakaan. Usai beristirahat kembali, seluruh siswa digabung menjadi satu kelompok besar di lapangan untuk mengikuti permainan.

Secara detail, berikut adalah kegiatan kepemimpinan yang diikuti oleh para siswa kelas 8A hingga 8E SMPK 6 PENABUR.

1. Workshop

“Apa yang terlintas di benakmu saat mendengar kata ‘pemimpin’?” tanya Ibu Arum membuka workshop pagi itu di perpustakaan. Beberapa anak mengangkat tangan, menjawab dengan percaya diri, beberapa dengan agak ragu. Namun, semua jawaban menarik. Dengan menggunakan media powerpoint, Ibu Arum memaparkan tentang definisi dari pemimpin, serta bagaimana menjadi pemimpin yang bertanggung jawab. Pemimpin, bukanlah sekadar jabatan. Pemimpin adalah seorang yang dapat dipercaya, diandalkan, dan mengayomi para anggotanya untuk mencapai sebuah tujuan demi kepentingan bersama. Materi dilanjutkan oleh Ibu Evi dan Ibu Rena. Beberapa permainan sederhana dilakukan saat pemaparan materi demi menjaga semangat dan memberikan euforia yang menyenangkan. Selama dua jam, anak-anak mengikuti workshop dengan cukup baik.

IMG_2995 IMG_2997

2. Latihan Baris-Berbaris

Langit kala itu memang cukup terik. Tak ayal membuat peluh siswa mengalir saat mengikuti latihan baris-berbaris. Meskipun demikian, seluruh siswa mengikuti kegiatan ini dengan tertib. Tentu saja hal ini didukung dengan ketegasan dan semangat dari Pak Rudolf, Pak Timbul, dan Pak Trio (selama dua sesi) melatih para siswa. Bermula dengan sikap sempurna, istirahat di tempat, jalan di tempat, berbagai gerakan PBB seperti balik kanan, hadap kanan, hadap kiri, dan sebagainya. Bukan hanya sekadar berlatih baris-berbaris, para siswa juga diharuskan disiplin dan tertib. Sebab, seorang pemimpin haruslah memiliki mental yang kuat, terutama dalam hal kedisiplinan. Bila seorang pemimpin bertanggungjawab pada dirinya sendiri, maka ia akan bertanggungjawab pada tugas yang diembannya. Secara keseluruhan, kegiatan dua jam ini telah terlaksana dengan baik.

IMG_3001 IMG_3027 20150126_113154 20150126_113031

3. Permainan Kepemimpinan

Usai istirahat untuk makan siang, seluruh siswa kelas 8 berkumpul di lapangan untuk mengikuti permainan. Siswa dibagi menjadi sepuluh kelompok dan memilih satu pemimpin dari setiap kelompok. Permainan pertama adalah estafet holahop. Permainan ini membutuhkan kecepatan dan kerjasama yang baik. Seluruh siswa dalam satu kelompok saling bergandengan tangan. Pemimpin kelompok memegang holahop dan holahop tersebut harus melewati seluruh anggota kelompoknya tanpa menyentuh anggota tubuh anggota kelompoknya.

Permainan kedua adalah fashion show. Dengan tema “pemimpin”, setiap kelompok harus membuat baju dan aksesoris dari dua anggota kelompok. (laki-laki dan perempuan) dengan menggunakan koran. Fashion show ini sangat seru. Anak-anak bekerja dengan kreatif. Ada yang membuat raja dan ratu (lengkap dengan mahkota), ada yang membuat pakaian pahlawan prakemerdekaan (dengan tombak), ada pula yang membuat robot. Pemenang dari kegiatan ini adalah poin akumulasi dari estafet holahop dan fashion show.

20150126_134930 20150126_134946 20150126_141426 20150126_141421

4. Penutup

Usai permainan, anak-anak dibimbing untuk menyimpulkan seluruh kegiatan pada hari itu. Dilaksanakan pula evaluasi, apa kekurangan dan kelebihan dari seluruh rangkaian acara serta partisipasi siswa. Pemberian hadiah diberikan untuk tiga kelompok pemenang permainan dan selanjutnya ditutup dengan doa.

 

Kegiatan kepemimpinan telah usai.  Namun, semoga gema dan semangatnya tetap melekat di dalam diri siswa kelas 8 SMPK 6 PENABUR. (EN)