Bina Iman Guru dan Karyawan SMPK PENABUR

Pagi itu langit cerah dan biru. Ratusan pencerdas bangsa dengan tawa berderai, memasuki bus-bus yang akan membawa mereka menuju sejuknya Cipanas.

 

Bersahabat dan hangat. Itulah kesan yang kental terasa di Bina Iman Guru dan Karyawan SMPK PENABUR Jakarta. Event  dua tahunan ini telah terlaksana dengan apik pada Senin hingga Rabu, 13-15 oktober 2014 dalam dua gelombang di Grand Zuri, Cipanas. Gelombang pertama adalah SMPK 1 PENABUR, SMPK 2 PENABUR, SMPK 3 PENABUR, SMPK PENABUR Kota Modern, SMPK PENABUR Kota Wisata, SMPK PENABUR Bintaro Jaya, dan  SMPK PENABUR Gading Serpong. Sedangkan gelombang kedua adalah SMPK 4 PENABUR, SMPK 5 PENABUR, SMPK 7 PENABUR, SMPK PENABUR Kota Jababeka, SMPK PENABUR Harapan Indah, dan  SMPK PENABUR Summarecon Bekasi. Sementara itu, SMPK 6 PENABUR dipercaya sebagai panitia pelaksana.

Meskipun dilaksanakan dalam dua gelombang, tapi tidak menyurutkan sukacita dan antusiasme para peserta dan panitia. Euforia mulai terbangun saat para pendidik ini memasuki aula. Peluk dan tawa bersahut-sahutan saat bertemu dengan para kawan.

Diawali dengan ibadah pembuka, acara ini diantar oleh kata sambutan Kepala Jenjang SMPK PENABUR, Bapak Thomas Susanto, S.T. Beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih pada seluruh pihak yang terkait dengan Bina Iman ini. Selain itu, Pak Thomas juga menyampakan hal-hal yang harus diperhatikan selama Bina Iman berlangsung dan beberapa kekurangan yang harus diperbaiki. Usai Pak Thomas, Ibu Sih Widayati yang dipercaya sebagai ketua panitia juga menyampaikan sambutannya.

Mengusung tema “With Heart We Care Others”, acara ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan menyegarkan kembali rohani kita. Menyadari betapa besar kasih Tuhan Yesus sehingga kita dapat membagikan kasih kita kepada orang lain. Acara ini terbagi dalam beberapa sesi. Hari pertama diisi dengan sesi 1 yang bertopik Self Esteem, sesi 2 dengan topik Respect Others, dan sesi selanjutnya yaitu Dedication Service. Kedua sesi ini dipimpin oleh Pdt. Daniel Listijabudi, yakni seorang Dosen Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana yang juga tengah menempuh S3 di Belanda. Kedua sesi ini dibawakan dengan cara yang santai namun “mengena”. Membuat peserta banyak tertawa, pun banyak merenung. Pdt. Daniel bukan hanya membagikan kisah-kisah lucu dan menarik dari pengalaman pribadinya, tetapi juga membagikan Firman Tuhan secara mendalam dan cerdas.

Self Esteem mengajarkan kita untuk memiliki kepercayaan diri dan mengatasi trauma atau pengalaman buruk yang pernah kita alami. Sementara Respect Others dibuka dengan sebuah film pendek yang berkisahkan tentang transformasi seseorang selayaknya lupu-kupu yang bermetamorfosis dari ulat menjadi kupu-kupu yang indah. Setiap orang memiliki suatu “faktor X”, yakni kelebihan dibalik kelemahannya. Karena itu, kita tak pantas berdiam diri dan mengutuki segala kelemahan kita. Namun sebaliknya, kita harus dapat mengenali kemampuan kita dan membagikan apa yang kita miliki kepada sesama. Meyakini bahwa Tuhan sumber segalanya, memberikan kita kemampuan dan kekuatan untuk memberi dan mengasihi orang lain. Sementara itu, Dedication Service mengingatkan kita kembali pada pelayanan yang telah Tuhan percayakan pada kita, baik sebagai guru maupun karyawan SMPK PENABUR. Dengan lilin yang menyala pada ruangan yang gelap, kita diajak untuk merenungkan kembali panggilan kita. Sudahkah kita menjadi teladan dan terang?

Alunan lagu syahdu ini mengiringi Dedication Service

The Longer I Serve Him

 

Since I started for the Kingdom,
Since my life He controls,
Since I gave my heart to Jesus,
The longer I serve Him, The sweeter He grows.
The longer serve Him, the sweeter He grows,
The more that I love Him, more love He bestows;
Each day is like heaven, my heart overflows,
The longer I serve Him, the sweeter He grows.

Ev’ry need He is supplying,
Plenteous grace He bestows;
Ev’ry day my way gets brighter,
The longer I serve Him,
The sweeter He grows.

Hari kedua dimulai dengan saat teduh dan dilanjutkan dengan sesi Implementasi PBN2K di sekolah yang dibawakan oleh Bapak Yudha dari Bidang Kerohanian. Sesi ini diisi dengan berbagai informasi tentang BEST, website yang mendukung kegiatan PKBN2K, dan bagaimana cara mengaplikasikan PKBN2K di dalam sekolah. Setelah itu, dimulailah parade vocal group. Antusiasme peserta luar biasa! Membawakan lagu-lagu dari berbagai daerah, parade ini berlangsung dengan meriah. Berbagai penampilan yang menarik mengundang decak kagum dari para penikmatnya. Bukan hanya suara yang bagus, tapi para peserta juga menyiapkan kostum yang juga sangat menarik. Beberapa penampilan juga tak urung mengundang tawa, sangat menghibur! Semua sekolah mendapatkan apresiasi yang diberikan simbolis pada kepala sekolah masing-masing.

Ibadah penutup mengantar para peserta untuk menguatkan kembali komitmen dalam melayani dan kesadaran untuk mengasihi. Gelombang 1 dipimpin oleh Pdt. Djujun dan gelombang 2 dipimpin oleh Bapak Soeta. Semua pemusik, singer, MC, bersatu padu dari berbagai SMPK untuk melayani Tuhan.

With Heart We Care Others. Sudahkah kita mengasihi dan melayani seturut dengan kehendak-Nya? (EN)

 

Langit masih biru. Rombongan pencerdas bangsa kembali menaiki bus masing-masing dengan komitmen yang diperbaharui dan kasih yang lebih hangat.