Akreditasi SMPK 6 PENABUR

Menjaga mutu dan mendapatkan pengakuan dari pemerintah bukanlah hal yang mudah. Perlu kerja keras untuk memenuhi detail rumit yang diminta untuk usaha tersebut.

 SMPK 6 PENABUR merasakan hal tersebut dalam bentuk akreditasi sekolah. Sekolah swasta Kristen yang terletak di Jl. Muara Karang Blok Z3S, Penjaringan, Jakarta Utara ini kembali melaksanakan kegiatan rutin lima tahun ini pada 11-12 September 2014.

Menurut BAPSM Jakarta (2011: 1), akreditasi sekolah merupakan proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan, yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk sertifikat pengakuan dan peringkat kelayakan yang dikeluarkan oleh suatu lembaga yang mandiri dan profesional.  Berdasarkan BAPSM, akreditasi sekolah bertujuan untuk:

  1. Memberikan informasi tentang kelayakan sekolah atau program yang dilaksanakannya berdasarkan SNP.
  2. Memberikan pengakuan peringkat kelayakan sekolah.
  3. Memberikan rekomendasi tentang penjaminan mutu pendidikan kepada program dan/atau satuan pendidikan yang diakreditasi dan pihak terkait.

 

Selama dua hari, dua assesor dari pemerintah melakukan akreditasi di SMPK 6 PENABUR dengan detil. Dua assesor tersebut adalah Bapak Wahyudi dan Bapak Sandi Irawan.

Kegiatan Hari Pertama (Kamis, 11 September 2014) diawali dengan kata sambutan dari Kepala SMPK 6 PENABUR yaitu Ibu Rita Wanti, S.T. Kemudian acara dilanjutkan dengan prosesi penyambutan assesor. Para peserta didik SMPK 6 PENABUR menunjukkan usaha terbaik mereka dalam acara ini, mereka menampilkan talenta-talenta mereka dalam bentuk penampilan Guzheng, tari daerah, kolintang, dan paduan suara.

Pada hari pertama, beberapa tokoh dari Yayasan Penabur Jakarta juga ikut datang ke SMPK 6 PENABUR.  Mereka adalah Bapak Thomas Susanto, S.T. selaku Kepala Jenjang SMP, Bapak Tiorimun Tiorimin selaku Wali Penghubung dan Ibu Dra. Ciptiyani, M.Pd selaku Kepala SMPK PENABUR Kota Wisata—sekaligus mantan Kepala Sekolah SMPK 6 PENABUR.

Pada hari pertama, asesor berkeliling sekolah untuk melakukan penilaian terhadap kelengkapan sarana dan prasarana sekolah. Selain itu, mereka juga menilai dan mengamati langsung proses kegiatan belajar mengajar di dalam kelas.

 

Kegiatan hari kedua (Jumat, 12 September 2014) fokus kepada berkas dan administrasi sekolah. Pada hari kedua ini, asesor memeras otak untuk membolak-balik berlembar-lembar kertas administrasi sekolah dan kelengkapan yang diperlukan untuk akreditasi yang terdiri dari 8 standar. Standar-standar tersebut meliputi Standar Isi, Standar Proses, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, Standar Pembiayaan, dan Standar Penilaian Pendidikan. Kegiatan hari kedua ditutup dengan ramah tamah dan jamuan makan siang bersama para guru dan karyawan SMPK 6 PENABUR. Dengan selesainya akreditasi ini, diharapkan SMPK 6 PENABUR tetap bisa menjaga mutu—bahkan meningkatkan mutu sekolah; baik dari segi sarana, prasarana, peserta didik serta guru dan karyawan. Pada akhirnya, SMPK 6 PENABUR diharapkan terus bisa menabur benih-benih yang berdampak dan menjadi berkat bagi semua, sekaligus bisa terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada yang membutuhkan. Tuhan Yesus selalu memberkati. (CNT/MM/AAA)