Workshop Kedisiplinan

Kegiatan Workshop Kedisiplinan ini adalah program rutin khusus untuk siswa siswi kelas 8. Tujuan diadakannya kegiatan ini tentu saja untuk membentuk siswa yang berdisiplin tinggi. Hal ini memiliki latar belakang siswa siswi yang belum memiliki sikap yang tepat saat upacara bendera, atau bahkan dalam baris berbaris. Dalam kegiatan ini kami pihak SMPK 6 bekerja sama dengan pihak TNI Angkatan Laut, yang dipimpin oleh Bapak Mahmud, dan beranggotakan 6 orang.

Kegiatan ini berlangsung dua tahap. Tahap pertama, kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 7 September 2013. Dimulai pukul tujuh pagi hingga dua siang. Kegiatan Worshop kedisiplinan tahap pertama meliputi beberapa hal. Pertama – tama latihan baris berbaris. Disini siswa belajar sikap – sikap yang benar, seperti; siap, istirahat ditempat, hadap kanan, hadap kiri, hormat, dan membentuk barisan yang lurus. Selain itu juga ada pelajaran yang berupa kegiatan yang melatih kebersamaan dan kekompakan, seperti; jalan ditempat,langkah tegap, belok kanan, belok kiri, balik kanan, dan sebagainya. Setelah siswa mendapat waktu istirahat selama 30 menit, maka kegiatan dilanjutkan dengan latihan ketangkasan. Kegiatan ini dilakukan di taman yang ada di pinggir lapangan. Dengan membentuk ‘track path’ dari tali rafia, dan juga halang rintang dengan tongkat, anak – anak melewati ‘track’ tersebut dengan berbagai cara. Ada yang mengharuskan anak berjalan sambil berjongkok, merayap, melompat bahkan harus terkena lumpur. Ini adalah kegiatan yang disukai oleh anak – anak. Mereka bisa tertawa, teriak, dan lompat – lompat.

Kegiatan Workshop Kedisiplinan tahap kedua dilaksanakan pada Sabtu, 11 Januari 2014. Masih terkenang kegiatan tahap yang pertama, siswa – siswi semakin tertarik dengan kegiatan ini. Tidak jauh berbeda dengan kegiatan pada tahap pertama, pada hari tersebut juga diawali dengan kegiatan baris berbaris. Yang membedakan adalah kegiatan permainannya. Sudah tentu kegiatan permainan yang tetap mengarap pada pembentukan kedisplinan siswa SMPK 6 Penabur. Siswa – siswi diminta untuk membawa masing – masing 1 buah jeruk, dan 1 gelas air mineral. Siswa siswi berlomba makan jeruk berantai tetapi dengan cara disuapin oleh salah satu teman. Siswa – siswi begitu menikmati permainan ini. Setelah itu masih ada permainan menggiring balon dengan kipas, dan memindahkan bola pingpong dengan tali.

Secara keseluruhan kegiatan Workshop Kedisiplinan tersebut tidak hanya membentuk karakter disiplin tetapi juga mengajarkan kerjasama dan kegembiraan bagi siswa siswi. Kesan yang diperoleh oleh siswa, mereka merasa dekat dengan para pembina yang notabene adalah orang militer yang sebelumnya mereka beranggapan bahwa tentara itu galak, tetapi kenyataannya mereka bisa bermain dan berteman dengan baik. Bagi para pembina dari Angkatan Laut, mereka berkesan bahwa anak – anak memang harus diajar dan dibentuk menjadi manusia disiplin sejak dini.

Demikianlah kegiatan tersebut bisa terlaksana dengan sangat baik berkat kerjasama antara pihak sekolah, siswa – siswi dan teman – teman dari Angkatan Laut. Semoga kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara ‘continue’ dan sudah tentu dikemas dengan baik supaya anak merasa nyaman dengan kedisiplinan itu. David Setiawan Sadewa (Ketua Pelaksana Workshop Kedisiplinan)